Kyokushin sebagai karakter dari budo,
akan selalu mengarah kepada keunggulan dan kerja keras
untuk mencerminkan dan melambangkan
sebagai karate yang paling kuat dimuka bumi ini.

Koncho Shokei Matsu

""Jiwa karate kami adalah perkelahian nyata"
tidak ada bukti tanpa perkelahian nyata.
Tanpa bukti tidak ada kepercayaan.
Tanpa kepercayaan tidak ada rasa hormat.
Ini adalah definisi di dunia Satra Perang.

The Kyokushin Ideal Keep your head low (modesty), eyes high (ambition), mouth shut (serenity); base yourself on filial piety and benefit others.

Sosai Masutatsu Oyama

Sosai Masutatsu Oyama

"Jika Anda mempunyai visi & misi mulia
Jangan takut untuk gagal
Bukan hasil yang akan dinilai
tetapi usaha Anda untuk mencapainya."



H. Sugeng PramonoOSU !!!
Dengan mengucap puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya rencana pembuatan Web Site IKO Kyokushinkaikan Indonesia ini dapat terwujud dengan baik sesuai dengan harapan. Sejak awal saya memang menyadari bahwa rencana adalah jembatan menuju mimpi, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkah untuk menuju cita-cita yang didambakan.

Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka. Aplikasi atau tindakanlah yang membuat orang sukses. Dan, kelahiran Web Site ini merupakan salah satu bentuk aplikasi kita bersama untuk menuju pintu kesuksesan.

Sengaja saya mengawalai sambutan ini dengan kata-kata penuh motivasi di atas. Maksudnya tiada lain adalah agar rangkaian kata tersebut dapat menjadi etos atau ruh dari perjuangan organisasi kita ini dalam menapaki langkah-langkah ke depan. Marilah sama-sama kita renungkan dan hayati secara mendalam, bahwa terbentuknya wadah perguruan Kyokushinkaikan ini bukalah dalam rangka persaingan atau menyaingi perguruan-perguruan Kyokushin yang telah ada sebelumnya. Berdirinya wadah perguruan ini adalah dengan semata-mata mengemban misi yang mulia, yakni ingin menegakkan "kebenaran tertinggi", sesuai dengan makna luhur Kyokushin itu sendiri.

"Kebenaran tertinggi" dapat diimplementasikan dalam sikap menjunjung tinggi rasa persaudaraan, tidak saling memusuhi, saling menghormati, serta saling menghargai satu dengan yang lain. Inilah sebenarnya obsesi yang ingin saya capai dengan berdirinya organisasi yang saya pimpin ini. Saya meyakini, jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi memang suatu keharusan. Motivasi dari obsesi tersebut sangat kuat terpatri dalam sanubari saya, yang kemudian memacu tekad saya untuk terus melangkah demi kebesaran aliran Kyokushin di Indonesia khususnya, dan dunia pada umumnya.

Rangkaian kata motivasi di atas juga merupakan rumusan dasar dari visi dan misi perguruan yang saya yakini akan segera menjadi besar ini. Dengan rumusan tersebut, maka sudah jelas langkah-langkah perguruan dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental sekalipun. Dengan visi dan misi yang secara garis besar terjabarkan lewad untaian kata-kata motivasi tersebut, maka akan menjiwai segala gerak dan tindakan kita di masa datang. Intinya, jangan pernah takut dengan kegagalan dalam meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang telah kita tempuh meski tidak sepenuhnya berhasil. Visi itulah yang akan menuntun perjalanan organisasi perguruan yang sama-sama kita cintai ini menuju gerbang kesuksesan.

Harus pula sama-sama kita sadari, bahwa selalu ada peluang dan ancaman dibalik segala cita-cita yang kita canangkan. Peluang sudah ada di depan mata kita. Tantangan tentu saja akan juga menghadang. Tetapi kita harus yakin sepenuhnya, bahwa semua ancaman akan dapat kita lalui selagi tindakan kita selalu mengacu kepada apa yang ada dalam pikiran dan cita-cita luhur kita. Dan yang tak kalah penting, hendaknya kita jangan terpaku dengan asumsi dan persepsi sendiri, karena ini bisa saja salah. Jauh lebih bijak jika kita membuka pikiran terhadap pikiran orang lain, yang tentu saja harus kita saring terlebih dahulu dengan filter atau nilai-nilai yang kita anut dalam berorganisasi.

Setelah DOJO-KALAM diresmikan pada tanggal 23 dan tanggal 24 Februari 2008, dan saya sendiri dikukuhkan secara langsung sebagai Branch Chief Indonesia yang baru oleh Kancho Shokei Matsui, maka saya pun telah membuat rencana-rencana untuk memelihara sekaligus memaknai kepercayaan yang sangat besar tersebut. Saya meyakini, rencana adalah jembatan menuju mimpi, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkah menuju apa yang saya cita-citakan. Saya telah melihat dan meneliti apa-apa yang akan saya lakukan, dan menyusun rencana ke depan agar perguruan ini menjadi lebih baik, meskipun mungkin bukan yang terbaik. Tetapi yakinlah, dengan dukungan semua pihak, saya pribadi meyakini perguruan ini akan menjadi salah satu yang terbaik.

Untuk mencapai puncak, kita memang harus melalui anak tangga pertama dan terus menerus naik setahap demi setahap, maka dengan sendirinya kita akan mencapai puncak yang diinginkan. Jika sukses merupakan akibat, tentu saja ada sebabnya. Jadi langkah pertama jika ingin sukses ialah dengan mengetahui terlebih dahulu sebab-sebab yang membuat kesuksesan itu akan tercapai. Salah satunya adalah dengan menerapkan disiplin yang tinggi. Dengan disiplin bukan saja kita tidak akan mendapatkan kerugian, tetapi dengan disiplin kita akan meraih sukses, terhindar dari keterpurukan, dan disiplin juga sejatinya adalah ibadah.

Pada kesempatan yang amat baik ini, tak lupa saya mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya, dan pernghargaan yang tak terhingga kepada semua pihak yang turut berupaya dalam mewujudkan terbentuknya perguruan ini. Saya mengajak semuanya untuk sama-sama tekun dan sabar dalam membesarkan perguruan ini, sebab ketekunan dan kesabaran jika digangungkan akan menjadi modal yang sangat besar untuk meraih sukses yang kita dambakan. Semoga Tuhan Yang Maha Mengabulkan segala cita-cita mulia akan meridhoi dan melapangkan jalan kita.

Salam Kyokushin
OSU !!!

H. Sugeng Pramono